Tersurat dan Tersirat

Alasan Produk HandMade Itu Mahal

Bukan rahasaia lagi, kebanyakan orang khususnya wanita kepengen membeli barang wah tapi dengan harga murah, namun tetap eksklusif, Repot kan? ya begitulah perempuan. Beberapa perempuan paling nggak suka bajunya disama-samain sama temannya secara nggak sengaja, apalagi kalau bertemu di sebuah acara penting kondangan atau di pesta.

Tapi, tentunya sesuatu yang eksklusif itu sudah sepantasnya harganya lebih mahal ketimbang yang dibuat dalam jumlah banyak. Dan barang yang dibuat dengan tangan alias handmade ( kerajinan ) sudah pasti memerlukan waktu yang lebih lama dan ketelitian yang lebih mendalam jelas ada cinta di hasil karnyanya.

Memang surganya kerajinan tangan ya Di negara kita. Indonesia memiliki ragam budaya dan kesenian tinggi banyak produk yang di hasilkan dengan handmade atau kerajinan tangan, Kadang kita ( sebagai pembeli ) suka mengeluh, “Barang begini aja kok harganya mahal banget sih?” Iya tidak?.

Kita mungkin lupa bahwa benda atau produk tersebut dibuat dengan menggunakan tenaga manusia, bukan tenaga mesin. Wajar kalau harganya jadi lebih mahal. Sebagai contoh, batik pabrikan tentu harganya jauh lebih murah dibanding batik tulis. Dan itu sangat wajar.

Dompet Pria Kulit Ikan Pari Polis
Dompet Pria Kulit Ikan Pari Polis


Misal Dompet kerajinan kulit ikan pari di atas ini, Dompet Kulit Ikan Pari ini di jual dengan harga 300ribu, Mahal kan? Biasanya hanya orang syirik saja yang melontarkan kalimat tersebut, karena saking pinginnya ndak bisa beli. Jujur kadang saya sebagai pengrajin kulit di yogyakarta merasa miris untung kita tidak seberapa jika di bandingkan dengan hasil dan kwalitas.

Lebih miris lagi ketika kenyataan menjadi pengrajin menjual ke pedagang dengan ke untungan hanya 10-20rb masih tidak di hargai, kemudian penjual tersebut menjual dengan ke untungan 100%-200% bahkan bisa lebih, di sini kadang saya merasa sedih. Ya inilah kenyataan sebuah seni dan kerajinan Indonesia yang kurang di hargai di negerinya sendiri. Asal tahu saja ya sebagai pengrajin itu kebanyakan hidup pas-pasan.

Kita sebagai konsumen maupun pengamat cenderung untuk membeli barang yang nyaman dengan dompet kita, tapi kita juga mau yang desainnya kita sukai. Sayangnya, ketika diberi pilihan barang berkualitas baik dengan desain menarik, kita kurang menghargai dan justru malah mengumpat. Jadi, marilah kita belajar untuk menghargai karya sebuah seni kerajinan tangan manusia.

Di Indonesia, selain kerajinan kulit, kerajinan anyaman, rajutan dan batik kita mengenal juga kain tenun dari berbagai daerah. Jangan bilang produk-produk itu mahal, karena memang itu adalah harga yang pantas didapatkan oleh para pembuatnya atas jerih payah mereka ( Pengrajin kulit Yogyakarta ).



Alasan Produk HandMade Itu Mahal Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Ngeblogger